Segala sesuatu butuh uang :(

April 23rd, 2008

“Uang bukanlah segala-galanya….
Tapi sayang…..segala sesuatu butuh uang….”

Demikian kata bijak yang sering kita dengar. :) Kita sadari bersama, bahwa kita hidup di dunia full materi, yang segala sesuatunya butuh “uang”. Di kota besar, buang air kecil pun kita harus mengeluarkan uang (sekitar Rp 1000,-)

Mencari uang, bukanlah hal yang tabu, terlebih bagi kita di alam materi ini. Ajaran agama saya pun (agama Hindu) mengharuskan umatnya untuk mencari duit/harta. Terlebih lagi bagi seorang Grehasta (orang yang berumah tangga). Mengapa? Karena mereka harus memenuhi kebutuhan keluarganya (suami/istri, anak, orang tua, dll) juga mereka harus memberi dana punia (sumbangan) kepada orang yang Sanyasin/Brahmana (orang yang hidupnya penuh untuk mempelajari agama, memimpin upacara agama, membimbing umat, dll). Oh ya….ada 4 tingkatan hidup bagi orang Hindu yaitu:

  1. Brahmacari (masa menuntut ilmu/sekolah)
  2. Grehasta (masa berumah tangga)
  3. Wanaprasta (masa mengasingkan diri ke hutan mencari pencerahan)
  4. Sanyasin (masa hidup sebagai Brahmana, penuh dalam kehidupan spiritual dan keagamaan)

Disebutkan ada 4 tujuan hidup bagi orang Hindu (disebut Catur Purusa Artha) yaitu :

  1. Dharma (kebenaran),
  2. Artha (harta),
  3. Kama (keinginan) dan
  4. Mokshah (pembebasan, bersatu dengan Tuhan).

Kita diajarkan untuk mencari Harta (sebanyak-banyaknya) asalkan tetap berdasarkan Kebenaran. Arti luas dari “Kebenaran” dalam aplikasi hidup kita sehari-hari adalah seuai dengan norma hukum yang berlaku di masyarakat dan negara kita. Selanjutnya, pergunakanlah Harta itu untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginan kita, yang tetap harus berdasarkan Kebenaran. Tujuan akhir dari semua ini adalah untuk mencapai Pembebasan akhir.

Semoga kita bisa mengaplikasikan hal ini dalam kehidupan sehari-hari kita. ;)